Minggu, 19 Februari 2012

Manfaat Buah Ceremai

Manfaat Buah Ceremai

Kanyus | Kesehatan: Tumbuhan ini merupakan suku Euphoorbiaceae. Di beberapa daerah Indonesia, namanya berbeda-beda. Di Aceh disebut ceremoi, cerme (Gayo), ceramai (Melayu), camin-camin (Minangkabau), careme, cerme (Sunda), cerme (Jawa). Di Bali disebut carmen, cermen, careme (Madura), sarume (Bima), dsb.
Uraian Tumbuhan
Pohon ini berasal dari India, dapat tumbuh pada tanah ringan sampai tanah berat dan tahan akan kekurangan sampai kelebihan air. Ceremai banyak ditanam orang dihalaman, diladang dan ditempat lain sampai ketinggian 1.000 m dpl.
Ciri pohon kecil, tinggi sampai 10 m kadang lebih, percabangan banyak, dan kulit kayu tebal. Daun tunggal, bertangkai pendek, tersusun dalam tangkai membentuk rangkaian seperti daun majemuk. Helai daun bundar telur sampai jorong, ujung runcing, pangkal tumpul sampai bundar, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan licin tidak berambut, panjang 2 cm hingga 7 cm, lebar 1,5 cm hingga 4 cm. Warna hijau muda.

Bila tangkai gugur akan meninggalkan bekas yang nyata pada cabang. Perbungaan berupa tandan yang panjang 1,5 cm hingga 12 cm, keluar disepanjang cabang, kelopak bentuk bintang, mahkota merah muda. Terdapat bunga betina dan jantan dalam satu tandan. Buahnya buah batu, bentuknya bulat pipih, berlekuk 6 cm hingga 8 cm, panjang 1,25 cm hingga 1,5 cm, lebar 1,75 cm hingga 2,5 cm, warnanya kuning muda, berbiji 4 hingga 6 , rasanya asam. Biji bulat pipih berwarna coklat muda.
Daun muda bisa dimakan sebagai sayuran. Buah muda busa dimasak bersama sayuran untuk menyedapkan masakan karena memberi rasa asam. Buah masak dapat dimakan langsung setelah diremas dengan air garam untuk mengurangi rasa sepat dan asam, dimakan setelah dibuat manisan atau selai. Perbanyakan dengan biji atau okulasi.
Sifat dan Khasiat
Daun ceremai berbau khas aromatik, tidak berasa, dan berkhasiat sebagai peluruh dahak dan pencahar (purgatif). Kulit akar dan buah berkhasiat sebagai pencahar.
Kandungan Kimia
Daun, kulit batang, dan kayu ceremai mengandung saponin, flavonoida, tanin, dan polifenol. Akar mengandung saponin, asam galus, zat samak, dan zat beracun (toksik). Sedangkan buah mengandung vitamin C.
Bagian yang digunakan
Daun, kulit akar, dan biji
Indikasi
Daun Ceremai berkhasiat untuk mengobati batuk berdahak, menguruskan badan, mual, kanker dan sariawan. Sedangkan kulit berkhasiat mengatasi penyakit asma dan sakit kulit. Biji berkhasiat untuk mengobati sembelit serta mual akibat perut kotor.
Cara Pemakaian
* Sembelit
- Siapkan biji ceremai sebanyak ? sendok teh, dicuci lalu digiling sampai halus. Seduh dengan ? cangkir air panas. Sewaktu masih hangat tambahkan 1 sendok makan madu, aduk sampai rata kemudian diminum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari.
- Siapkan daun ceremai segar sebanyak 3 gr, dicuci lalu ditumbuk halus. Seduh dengan ? gelas air panas lalu didinginkan . Hasil seduhan diminum sekaligus bersama ampasnya.
* Asma
Siapkan biji ceremai sebanyak 6 biji, bawang merah 2 butir, akar kara (dolichos lablab) ? genggam, buah lengkeng (nephelium longanum) 8 butir, dicuci lalu ditumbuk seperlunya. Bahan-bahan tersebut lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 ? gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum dengan air gula secukupnya, sehari 2 kali, masing-masing ? gelas.
* Kanker
Siapkan daun ceremai yang masih muda sebanyak ? genggam, daun belimbing 1/3 genggam, bidara upas ? jari, gadung cina ? jari, gula enau 3 jari, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Bahan-bahan tadi direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tertinggal kira-kira ? bagian. Setelah dingin disaring, siap untuk diminum. Sehari 3 kali, masing-masing cukup ? gelas.
* Melangsingkan Badan
Minum air rebusan daun ceremai. Obat ini bekerja kuat, jangan menggunakan dalam jangka waktu lama.

Peringatan; Cairan akar beracun. Sebaiknya tidak menggunakan akar ceremai untuk pengobatan.
Sumber : Good Of Fruits

Jumat, 17 Februari 2012

Seorang guru melanggar lampu merah



Karena melanggar lampu merah seorang wanita muda dihentikan oleh Polisi dan dibawa kekantor untuk diberi surat tilang.Guru : Pak Polisi, mohon saya tidak ditilang, saya terpaksa melanggar lampu merah karena saya takut terlambat mengajar…

Polisi : Oh, anda seorang guru…
Guru : Iya, Pak ..masak sih gak bisa dibantu, bapak bisa pandai dan bisa seperti sekarang, khan juga berkat jasa-jasanya guru pak.
Polisi : Oh pasti saya bantu karena tugas anda begitu mulia. Apakah skrg ibu membawa buku tulis dan bolpoint….
Guru : Iya pak saya membawanya, emang kenapa pak?
Polisi : Kalau ibu bisa menunjukan buku dan bolpoin anda, saya akan bebaskan ibu dari tilang.
Guru : Baik pak terima kasih banyak, ini buku tulis dan bolpoinnya.
Polisi : Terima kasih Bu, sekarang ibu guru duduk yang enak, terus ibu tulis dalam buku itu “Saya tidak akan melanggar lampu merah lagi” sebanyak 500 kali. Setelah selesai ibu bisa pulang….
Guru : Kenapa saya harus lakukan hal itu….
Polisi : Karena Guru saya melakukan hal itu pada saya, sehingga saya bisa jadi seperti sekarang….!!!!!!
Sumber : K-News (Karawang ID)